Jantung Kyu-hyun hampir copot saat baru memasuki kamar hotel dan mendapati Naa-mi dengan keadaan atau pose yang menurutnya lagi-lagi tidak waras. “Apa yang kau lakukan?!” Sebelah tangan Kyu-hyun berada di dada kirinya saat kepala Naa-mi mulai menoleh dan sebelah kakinya yang terangkat lurus mulai turun perlahan. “Mengikuti trend.” Naa-mi bangkit dan memakai jubah tidur tipisnya….

Jung-woon tak pernah berkomentar apapun tentang appa-nya. Baik di masa lalu, maupun di masa ini. Kepalanya terlalu Naa-mi, mungkin.  Tapi ketika siang itu Jung-eun menelfonnya dengan sedikit drama siang bolong yang menurutnya sudah tidak pantas noona-nya itu lakukan di usia sedewasa ini, Jung-woon menelfon appa-nya segera setelah itu, setelah sekitar 1 tahun perang dingin di…

Makan siang kali ini, meski sedikit melegakan, namun juga sedikit menyebalkan bagi Kyu-hyun. “Badanmu kurus sekali, Naa-mi.” Kyu-hyun melemparkan tatapan mirisnya dan Naa-mi hanya membalasnya dengan senyuman.  Baju berleher lumayan rendah yang tampak longgar, sedikit Naa-mi tarik ke belakang untuk tidak terlalu menampakkan tulang dadanya. Mendapat tanggapan tidak bersuara seperti itu, Kyu-hyun hanya menghela. Sia-sia…

Kadang, Kyu-hyun berpikir tentang bagaimana jadinya jika 10 tahun lalu ia tidak mengambil jalan ini, bagaimana jadinya jika, “Appa….” Suara Jung-eun yang menurut Kyu-hyun makin lantang tiap harinya menghentikan lamunan yang mulai menjadi hobi pagi harinya saat terbebas dari beban pekerjaan.  “Ponsel appa mana? Tadi pagi aku membuat video kecil disana.” Satu tangan Jung-eun sudah…

Aku tahu banyak di antara kalian yang nunggu lanjutan ff ngegantungku. Beberapa waktu sekali tanya “kapan update?” Atau sekedar bilang “kangen ffnya” Aku kasih jawaban panjangnya disini, aku juga kangen. Kangen sekali, rindu sekali. Kangen nulis, kangen notif masuk yang bangunin pagiku dan itu berasal dari kalian. Entah udah tahu semua, atau hanya sebagian yg…

Ini akan terdengar naif, tapi memanglah naif kisah ini. Aku 23 tahun pada tahun ini, usia yang dikatakan mulai dewasa kata beberapa orang.  Maka, sebagai orang dewasa, aku mencoba untuk bertanggung jawab pada diriku sendiri.  Menyokong hidupku dengan caraku sendiri, dan berhenti bergantung pada orang tua. Kenyataannya, semua tidak semudah yang aku pikir.  Lebih parahnya,…

Jika takdir bisa kupegang, aku tidak ingin hidup dan tinggal di bumi sebagai manusia. Jikapun takdirku memanglah harus hidup sebagai manusia, aku tidak ingin menjadi penentu atas hidup dan matinya manusia lain. Tapi jika memang harus menjadi penentu atas itu, bisakah dipikir ulang? Aku hanya ingin menjadi orang; manusia biasa.

Semua password Dazzling Girl aku buka ya, jadi silahkan baca yang kemarin belum sempat baca bagian yg terpassword itu. Untuk 2 chapter yg aku bilang terakhir… juga gak akan ada password, aku batalin. Jadi silahkan dinikmati aja tanpa disalahgunakan nantinya.  Kemudian, sebenarnya aku gak begitu yakin untuk mengakhiri ini ff, jadi ya… liat aja nanti…

Dazzling Girl: Electric Shock

Meski bukan salah satu penampilan terbaiknya ketika keluar dari kamar, namun bagaimana lebih tertatanya rambut, segarnya wajah, dan rapinya baju yang Naa Mi kenakan saat ini—jelas lebih baik dibanding semalam ataupun pagi-pagi selama hampir 2 minggu ini. “Khm,”  Wanita dengan tubuh tinggi menjulang itu berdehem bagai mengabarkan kedatangannya pada pria yang duduk membelakanginya pada kursi…

Dazzling Girl: Puzzled

      *** Cha Mi Ra sedikit menyunggingkan bibirnya sinis ketika langkahnya baru saja memasuki cafe dan pada kenyataannya, ia harus bertemu dengan seseorang yang sama sekali tidak ingin ditemuinya untuk saat ini ataupun masa-masa yang akan datang. Song Na Mi   Tidak berbeda jauh dengan Cha Mi Ra, Na Mi yang tidak kalah…

New Time, Sequel of Time Chapter 3

HAL yang perlu ditekankan adalah, hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan.  Takdir tidak sebaik, seramah, dan semenyenangkan itu hingga semua yang kita ingini akan terjadi meski telah melalui jalan yang sulit.   Tapi memang, dalam beberapa kasus apa yang diinginkan seorang pribadi menjadi kenyataan setelah pribadi tersebut melalui berbagai macam rintangan,…

#8ObrolanMalam

Sehun bergelayut manja pada lengan kurus Hana yang sebenarnya bisa patah jika ia terus menerus menggantungkan dirinya disana.  Tapi dengan tampilan wajah lelah bercampur ngantuk dan rambut acak-acakan yang entah bagaimana membuatnya makin tampan, Hana biarkan saja tangannya patah karena Sehun jika pria itu terus menggelayutinya seperti saat ini. “Aku lelah.”  Sehun mengeratkan kalungan tangannya…