Dazzling Girl: In The Dark (2)

Kyuhyun memainkan kedua telunjuknya di bawah meja yang memisahkan ia dengan eomma-nya, Kim Hanna.  Menunduk dalam, Kyuhyun bahkan tidak berniat sama sekali untuk mengangkat wajanya untuk kemudian berhadapan secara berani dan bertanggung jawab atas segala perbuatan yang dilakukannya.

“Lihat eomma!  Cho Kyuhyun!”  Bentakan diikuti pukulan tangan kencang pada meja kembali terdengar.  Mengangkat sedikit kepalanya, Kyuhyun hanya menunjukkan wajahnya tidak lebih dari 3 detik pada eomma-nya sebelum kembali menunduk.  “Kau tuli!  Lihat eomma!  Bersikaplah sebagai pria sesungguhnya!  Apa eomma dan appa pernah mengajarimu seperti ini?!  Cho Kyuhyun!”  Bentakan itu kembali menggema hingga sudut ruang, begitu nyaring seolah berlomba untuk menyaingi bentakan sebelumnya.

“Tidak,”  Kyuhyun menjawab pelan hingga bagaimana bibirnya terbuka hampir tidak tampak.  “Tidak,”  Pria itu mengulang, berikut gelengan kepalanya yang mulai terangkat perlahan.  “Eomma dan appa tidak pernah mengajariku.  Tidak untuk apapun, tidak untuk seharipun, bahkan tidak untuk semuanya.”

“Kau—,”  Nyonya Cho itu, yang lebih suka menggunakan nama Kim Hanna pada beberapa kesempatan hingga papan nama yang berada di mejanya bahkan juga menggunakan nama itu dibanding Cho Hanna—memberengut tanpa bisa katakan apapun dihadapan Kyuhyun yang sudah mengangkat kepalanya dan menatap ia seperti apa yang dirinya inginkan tadi namun dengan lemparan sepasang mata sayu.

“Apa yang sudah eomma dan appa ajarkan padaku?  Apa, eomma?  Coba katakan padaku.  Biarkan aku tahu, apa?  Satu saja, beri tahu padaku.”

“Sudah diam!”  Nyonya Cho kembali berteriak meski cairan bening pada kedua matanya tampak berlebih.  “Eomma datang kemari bukan untuk itu!  Perilakumu!  Perilakumu yang menjijikkan itu!”  Nyonya Cho menunjuk geram sementara Kyuhyun sudah membuang muka memerah.  “Apa lebihnya wanita itu dibanding istrimu?  Dan sekarang, Naa Mi pergi entah kemana.  Apa kau tahu seperti apa berita di luar sana tentang kalian yang makin menjadi!  Apa kau tahu kerugian atas semua itu pada kita!  Nama baik kita—,”

“Bukankah eomma bisa menghentikan pemberitaan semacam itu?  Eomma bahkan bisa membeli semua media-media itu untuk menarik kembali beritanya.  Kenapa tidak eomma lakukan?  Seperti biasa.”

“Cho Kyuhyun!”

“Apa aku anakmu?”  Kyuhyun menyela lirih namun menusuk hingga wanita yang sedang di tatapnya dingin itu langsung menghentikan semua ucapannya.  “Mi Rae tidak lebih dari seorang wanita biasa.  Dia sangat biasa bahkan.  Orang tuanya hanya petani, pendidikannya hanya sebatas lulusan sekolah biasa, lingkungan pertemanannya hanya sebatas dengan orang-orang yang mau untuk mengenalnya lebih jauh, mantan suaminya juga bahkan hanya seorang pengajar di sekolah biasa, anaknya?  Tinggal bersama neneknya di desa, dengan kehidupan yang tidak lebih biasa dibanding hidup eomma-nya.  Dibanding Naa Mi, Mi Rae bahkan tidak bisa disandingkan.  Keluarga Naa Mi lebih berpengaruh dibanding keluarga kita di luar negeri sana dan itu adalah alasan kenapa eomma menginginkan Naa Mi untuk menjadi istriku, bukan?  Saat itu eomma ingin mengembangkan bisnis kita di luar negeri dan semuanya berjalan lancar dengan pernikahan kami yang kemudian terjadi.  Dari pendidikan, untuk ukuran seorang wanita Naa Mi bahkan memiliki gelar yang sangat tinggi dan itu didapatnya dari Cambridge, salah satu universitas terbaik yang hanya menerima sedikit mahasiswa setiap tahunnya.  Lingkungan pertemanan Naa Mi juga sangat luas.  Pebisnis, model, aktor-aktris, atlet, mentri dalam dan luar negeri, bahkan orang biasa.  Tidak ada satu tingkatanpun dimana Naa Mi tidak memiliki teman.  Bahkan hewan dan alam bersahabat dengannya.  Suaminya?  Suami Naa Mi adalah Cho Kyuhyun, putra dari Cho Younghwan dan Kim Hanna, dua orang penting di Korea yang bahkan pentingnya bisa mengalahkan presiden karena roda ekonomi ada pada tangan mereka berdua.  Anak-anak Naa Mi?  Anak-anak kami?  Mereka hidup dengan sangat berkecukupan, bisa mendapatkan dan melakukan apa yang mereka inginkan jika berhubungan dengan uang dan kekuasaan.  Jika Naa Mi dan Mi Rae disandingkan dalam fisik bahkan, tubuh Mi Rae tidak lebih tinggi dibanding Naa Mi, tubuh Mi Rae tidak lebih sexy dibanding Naa Mi, Mi Rae juga tidak lebih menarik dibanding Naa Mi.   Lalu apa kelebihan Mi Rae dibanding Naa Mi?  Apa kelebihan wanita biasa dibanding wanita luar biasa?  Itu, ‘kan, yang tadi eomma tanyakan?  Kenapa aku melihat Mi Rae padahal Naa Mi ada disampingku dengan segala kesempurnaannya?”

“Apa yang kau cari?  Apa yang kau inginkan?”  Tanya Nyonya Cho lirih dengan suara yang terdengar berat.

“Sesuatu yang tidak eomma atau Naa Mi miliki.  Haruskah aku mengatakannya?  Perlukah aku menjelaskannya?  Waktu.  Hanya waktu, eomma.”

“Wak—tu?”

“Waktu untuk menjadi istri, waktu untuk menjadi eomma, waktu unt—,”

 

 

“CHO KYUHYUN!”

Teriakan lebih nyaring dan menggema dibanding milik Nyonya Cho tadi terdengar dari arah luar ruang kerja pribadi Kyuhyun hingga menghentikan pembicaraannya dengan eomma-nya saat itu juga.  Saling berpandangan setelah sebelumnya menoleh bersamaan pada pintu lebar yang merupakan akses satu-satunya ruang itu dengan ruang lainnya—Kyuhyun langsung berdiri dan melangkah cepat menuju pintu ruang kerjanya diikuti Nyonya Cho sebab suara lebih berisik yang kemudian di dengarnya.

Memegang gagang pintu dan memutarnya cepat, tarikan tangannya hingga pintu lebar itu terbuka di susul oleh kalimat, “Apa yang—,”

 

Pak!

 

“KAU!  BERANINYA KAU!”

Kyuhyun langsung memegang keningnya yang sudah tidak bisa ia bedakan lagi apakah itu sakit, perih, atau nyeri.  Kedua matanya, bahkan langsung terpejam dengan ringisan yang terdengar dari bibirnya.  Masih sedikit terhuyung, seseorang yang entah siapa, tiba-tiba saja langsung memegang tubuhnya hingga bisa berdiri dengan benar.  Baru dirinya akan mendongak dengan kedua mata terbuka untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi, apa yang baru saja mengenai keningnya, dan siapa yang membuatnya seperti ini, teriakan Nyonya Cho—eomma-nya lebih dulu sampai pada indra pendengar Kyuhyun.  “Ketua!  Saya mohon!”

Barulah seketika itu, kedua mata Kyuhyun langsung terbuka dan pekerja rumah yang ternyata adalah orang yang membantunya berdiri segera ia lepaskan tangannya.

Harabeoji.”  Suara Kyuhyun memberat.  Sakit atau apa yang tadi membuatnya merintih bahkan sudah tidak terasa.  Mendudukkan dirinya di lantai rumahnya sendiri, pria dengan setelan jas mahal itu duduk bersimpuh dengan tundukan kepala lebih dalam dibanding tadi pada seorang tua yang keseluruhan rambutnya sudah memutih dan bahkan jalannya saja sudah pincang hingga membutuhkan tongkat untuk membantunya berjalan.

Harabeoji?”  Terdengar bergetar karena usia yang dimilikinya, toh itu tidak membuat segalanya berubah.  Kyuhyun tetap bersimpuh dihadapan pria tua yang dipanggilnya harabeoji, sementara Nyonya Cho sudah mematung kaku dengan wajah pucat seperti milik Kyuhyun dan kedua tangan melepas perlahan tongkat yang tadi hampir mengenai wajah Kyuhyun lagi namun berhasil di halanginya.  “Kau!”  Tunjuknya pada Kyuhyun dengan tongkat kayu yang tangannya pegang, tongkat yang juga mengenai kening Kyuhyun hingga sedikit tampak lecet untuk saat ini.  “Bukan cucuku.”  Tekannya jelas, membuat kedua tangan Kyuhyun yang berada di atas pahanya mengepal.  “Cucuku adalah Song Naa Mi, wanita yang kau sia-siakan!  Beraninya kau lakukan itu?  Selama ini aku diam karena orang tuamu!  Orang tua Naa Mi!  Bahkan Naa Mi sendiri!  Tapi sekarang Naa Mi menghilang!”

“Saya berjanji akan menemukannya,” Kata Kyuhyun cepat masih dengan kepala tertunduk dalam.  “Saya berjanji.”

“Janji?  Kau bahkan melanggar janji pernikahanmu untuk saling setia.  Kau bahkan berani melanggar janji pada Tuhan untuk selalu mencintai Naa Mi, melindunginya, membahagiakannya.  Kau bahkan melanggar janji sebagai seorang suami, appa, dan pria.  Janji apa yang bisa kupercaya dari orang sepertimu?  Kau bukan suami, appa, apalagi pria.  Kau tidak pantas untuk semua itu.”  Makinya, membuat Nyonya Cho yang mendengar anaknya di maki seperti itu hanya bisa mengepalkan kedua tangannya kuat tanpa bisa lakukan apapun lagi, tidak untuk menghentikan—apalagi membalas.  “Sudah cukup sampai disini aku mendengar hal tentangmu.  Anak-anak Naa Mi mulai sekarang akan tinggal bersamaku!”

“Tidak.  Tolong, saya mohon jangan.”  Kyuhyun langsung mendongak dengan raut mengiba, begitupun Nyonya Cho yang tadinya menunduk ikut menolehkan kepalanya tidak percaya pada apa yang baru saja telinganya dengar.  “Saya akan menemukan Naa Mi.  Saya akan memperbaiki segalanya.  Saya mohon, ketua.”

“Tidak.”  Jawaban itu begitu singkat dan jelas.  menyia-nyiakan sikap mengiba Kyuhyun.

 

 

Memukul sekali lagi tangan Kyuhyun yang berusaha menghentikan langkahnya dengan tongkat yang tadi juga mengenai kening pria itu, Ketua Song melangkah cepat dengan sedikit tertatih dan dibantu oleh seorang pria bertubuh besar yang memang selalu bersamanya.

Tidak menuju kamar Jung Eun ataupun Jung Woon, Ketua Song seolah tahu bahwa kedua anak itu tidak ada di rumah untuk saat ini.  Menuruni anak tangga rumah Kyuhyun dan Naa Mi perlahan, Kyuhyun hingga Nyonya Cho yang menyusul langkah tertatih pria tua itu untuk mengubah keputusan tadi dan bersikeras mengenai Jung Eun dan Jung Woon yang tidak boleh dibawanya—bahkan tidak benar-benar bisa melakukan semua itu.

“Saya mohon….”  Kalimat mengemis Kyuhyun agar harabeoji dari istrinya itu tidak membawa kedua anaknya benar-benar tidak berguna.  Bahkan hingga langkah Ketua Song mencapai pintu utama rumahnya—Kyuhyun ataupun Nyonya Cho yang juga ikut berusaha dan bagai kehilangan taringnya—tidak dapatkan apapun atas apa yang mereka inginkan.

“Ingat, ya!”  Ketua Song berbalik hanya untuk memperingatkan mereka sekali lagi saat ia akan masuk dalam mobilnya.  “Jika terjadi sesuatu hal pada Naa Mi, sesuatu yang bahkan tidak pernah kau bayangkan akan terjadi.”  Ancamnya lurus pada Kyuhyun.

Terasa makin rumit, Kyuhyun bahkan kembali tertunduk dengan kepalanya yang bagai mengemban batu sebesar rumahnya.

Baru saja Ketua Song menurunkan tangannya pada Kyuhyun dan hendak masuk ke dalam mobilnya, satu mobil lain—Mercedes-Benz S-Class yang biasanya selalu digunakan oleh Naa Mi, memasuki pelataran rumah mereka.

2014-s-class-sedan-ch02-d

 

“Naa Mi,”  Kyuhyun sudah berbunga.  Harapannya untuk segala hal yang bahkan baru ada dalam kepalanya bersama Naa Mi—sudah siap dijadikannya kenyataan.  Begitupun tentang kedua anaknya, yang sudah pasti tidak akan Ketua Song bawa sebab Naa Mi juga tidak akan biarkan itu.  Kyuhyun percaya, Naa Mi juga menginginkan hal yang sama untuk pernikahan ini sepertinya.  Bahkan pikirannya tentang Naa Mi yang mungkin pergi bersama Min Jun, langsung hilang begitu mobil itu sudah terparkir tidak jauh dari hadapannya.

Sayang, Kyuhyun lupa bahwa Naa Mi pergi, bukan dengan mobil itu.

 

“Jung Eun-ah?  Jung Woon-ah?  TIDAK!”

Kyuhyun langsung berlari dan memeluk kedua anaknya yang baru saja turun dari mobil.  Menoleh pada Ketua Song waspada yang kembali menatapnya tajam, gerakan memundurkan langkah eomma-nya mengalihkan perhatian pria itu.  “Eomma,”  Ucapnya tidak percaya.  Bahkan ketika beberapa orang bertubuh tinggi besar milik Ketua Song membawa paksa kedua anaknya, Nyonya Cho justru menghentikan orang-orangnya yang saat itu lebih banyak untuk membantu Kyuhyun mempertahankan Jung Eun dan Jung Woon.

 

Appa,”  Jung Woon mengeluarkan kata terakhirnya untuk Kyuhyun berikut pandangan sendunya sebelum orang-orang Ketua Song membawanya masuk ke dalam mobil, sementara putrinya—Jung Eun, bahkan tidak mau melihatnya sama sekali dan ikut dengan suka rela ketika orang-orang tadi menarik dan membawanya masuk ke dalam mobil yang langsung menghilang tidak lama kemudian.

 

“Hentikan Kyuhyun,”  Nyonya Cho mengeluarkan perintahnya pada bodyguard yang jelas lebih menurutinya dibanding Kyuhyun.

Menarik mudah Tuan Muda Cho yang hendak menyusul kepergian mobil Ketua Song tadi—bentakan Kyuhyun untuk pertama kali pada eomma-nya terdengar, “Apa yang kau lakukan!”

“Hukuman, dan kesempatan.”  Nyonya Cho menjawab lirih untuk sesuatu hal yang mungkin tidak Kyuhyun pahami untuk saat ini saking makin gelapnya segala hal yang pria itu harapkan lebih terang.

 

 

 

Advertisements

132 Comments Add yours

  1. rere says:

    Kshan kyuhyun, naa mi sbnarnya kmna sih?

    Like

  2. bluerva says:

    hukuman dan kesempatan mungkin itu byaran atas kelakuan kyuhyun entalah ngerasa kasihan juga ama kyuhyun walaupun dia salah juga bukan sepenuhnya salah dia

    Like

  3. bluecat says:

    Dan saya pun semakin gelap 😿

    Singkat, padat, jelas plus bingungin tapi jd makin penasaran huhuhuhuhu

    Like

  4. kyunie143 says:

    Nah pertanyaannya sekarang nami kemana? Apa jangan2 ini rencana nami ato giman??

    Like

  5. Where is nami?bru update dan langsung in dark 2 blum baca yang 1 nya

    Like

  6. prileyy says:

    Kyuhyun butuh hukuman. Demo demooo !!

    Like

  7. Ifhaa says:

    Kmna sih prginy tu naami… Semoga sbuah tndakan tuk mnydrkn kyu

    Like

  8. Devi-L A.R.M.Y. says:

    Jeng jeeenng,, semua ninggalin kyu nih ceritanya?
    Naami diculik Naara kh 😂 .. biar kapok tu kyu ditinggalin

    Like

  9. reinaakim says:

    Kakek nya naami serem bgt, rada kasian juga sih sama kyuhyun dia kek gini juga ada kesalahan naami kan, naami kemana sih kasian kyuhyun semua ninggalin dia

    Like

  10. kimmie says:

    Serem banget sih kakek nya naa mi. Itu mungkin balasan yg cocok buat kyuhyun. Mungkin dengan itu baru tau kan rasa nya kehilangan

    Like

  11. cho kh says:

    Biar kyuhyun bisa merenungi kesalahannya…
    Orang orang terdekatnya pada pergi ninggalin kyuhyun karna ulah kyuhyun sendiri…

    Like

  12. Richa says:

    Wah jdi tambah rumit deh nih kasus..
    Naa mi pergi kemana sih.
    Kasihan tu kyuhyun , tp gmana lgi klo eg dgn cara ini mungkin eg akan ada usahan dari kyuhyun untuk rumah tangganya.

    Semangat terus dlm berkarya

    Like

  13. kyuyang says:

    Aigo masalah makin rumit aja
    Dri mna aja sj na mi ngilang gitu aja

    Like

  14. peperogirl93 says:

    Kakek nya Naa Mi terbaik! Semoga dengan ini Kyuhyun bisa putus sama selingkuhannya.

    Like

  15. Cho hyuna says:

    Aduh makin rumit ja… sbnarnya kmn nami????

    Like

  16. Maurizka11 says:

    Naami kemanaaa ??? Kasihan sama kyuhyun, ternyata dia anak brokenhone juga sepertinya ._. Pake anak2nya disita (?) sama kakek buyutnya lagi -_- ayodong eonn buat mereka happy fong, miris ihh lama2 wkwk

    Like

  17. mychococinno says:

    “Hukuman dan kesempatan” itu maksud nyonya Cho apa iy..???
    Apa “hukuman karna sikap Kyu selama ini dan kesempatan bwt Kyu untuk memperbaiki segalanya dgn menemukan Naa Mi dgn utuh?”
    Entahlah aku gk tw dan gk bsa nebak..
    Hanya tuhan dan author yg tw..

    Eonni cerita nya makin seru aja,, aku pingin cpt” bca kelanjutannya ..
    aku suka cara penataan dan gaya bahasanya.. apalagi ceritanya yg susah di tebak.. eonni jjang!!
    Keep writing Eonni..!!

    Liked by 1 person

  18. leti says:

    makin merana kyuhyun.. wkwkwk… kasihan bgt ya

    Like

  19. KenDi says:

    ya hukuman, kadang orang kalo udah ga percaya gitu. mau gimanapun tetep aja pasti ada celah, namanya juga udah kegores terima saja nasibmu kyu. Beda story kalo udah ada kata lain yang kesisip begitu mah.

    Like

  20. minemo says:

    Haraboeji bawa jung eun sm jung woon buat tinggal breng dan kyuhyun sendiri mana ditinggal nami skrng ditinggal anak²nyaa suruh siapa selingkung bang😂

    Like

  21. wulandari200 says:

    nah loh makin rumit aja t2 masalahnya..naami yg belum ketemu n sekarang anak2nya mereka dibawa kakenya naami n kyu bahkan nggak bisa lakuin apapun untuk n mencegah kakek istrinya..

    sebenernya aku kasihan juga sama kyu..masalah ini kan nggak sepenuhnya karena ulah kyun semua orang disekelilingnya makin mojokin dia..tapi ya mau gimana lagi coba dia kan yg punya salah ya jadi harus nanggung beban atas apa yg dia buat..

    naami-nya kapan ketemunya thor..

    Like

  22. dndaiii says:

    ceritanya susah banget ditembak, itu naa mi kemana? kasihan jung eun sama jung woon ditinggall

    Like

  23. Apa sbnrnya nami mendengar apa yg diceritain kyu ke adiknya makanya dia prgi bwt nenangin diri

    Like

  24. Hanlin says:

    Naa mi kmn sbnrnya ya? Tiba2 ilang skr situasi nya jd tmbh kacau

    Like

  25. nadira says:

    antara kasian sama setuju dg keputusan haraboji

    Like

  26. gasukosuji99 says:

    Kasian sih sama kyuhyun harus berpisah sama anak2nya,sebenernya naa mi kemana sih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s