Dazzling Girl: The Kids

“Jung Eun-ah, Jung Eun-ah….”

Noona…”

Jaejoong menggandeng tangan Jung Woon ketika memasuki kamar Jung Eun.  Seorang pekerja rumah yang ada di dalam kamar ketika dirinya masuk entah untuk menemani atau sekedar berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang lebih buruk pada anak itu, Jaejoong perintahkan untuk keluar.

Menyisakan Jaejoong, Jung Eun, dan Jung Woon yang hanya bertiga—tangis yang tadi terdengar meski lirih langsung menghilang, terhenti begitu saja.

“Oh, leherku.”  Jung Eun mengaduh, memegang leher bagian belakangnya yang mulai terasa pegal sebab ia yang sejak tadi menunduk dalam.

Kikikan tawa Jung Woon terdengar, bocah yang tingginya sudah melebihi kakaknya itu menidurkan dirinya begitu saja pada ranjang berwarna biru Jung Eun.

“Keluarlah,”  Jaejoong mendudukkan dirinya tepat dihadapan meja belajar keponakannya, mengulurkan sebelah tangannya agar Jung Eun gapai dan akan ia tarik Jung Eun setelah itu—persis seperti apa yang Kyuhyun lakukan dan niatkan beberapa menit lalu.  Bedanya, kali ini Jung Eun tidak mengamuk atau bahkan menusukkan ujung pulpen pada tangan Jaejoong—sukarela, Jung Eun langsung menggapai tangan Jaejoong hingga pria itu langsung menarik dan mengeluarkan tubuh kecil keponakannya dengan mudah.

Noona!”  Jung Woon memanggil girang sembari bangkit cepat dari tidurnya.  “Aku menggigit tangan wanita itu dengan keras,”  Bocah itu menyombong dengan tawa tanpa suara yang tampak begitu lebar.  “Kupikir aku juga harus masuk klub teater sepertimu, dan kupikir aktingku yang paling baik di antara kita.”

Jung Eun melirik tajam dengan pulpen di tangannya yang ia lempar asal pada Jung Woon, tertawa nyaring—bocah itu tampak berbunga ketika pulpen yang noona-nya lempar berhasil ia hindari mudah.

“Mataku masih panas, samchon…”  Keluhan Jung Eun berlanjut saat pandangannya dan Jaejoong bertemu, mengeluarkan beberapa bawang merah dari saku baju tidurnya, anak itu kemudian menyerahkannya pada Jaejoong.  “Sepertinya mataku akan terus berair.”  Berdiri dan kemudian berjalan menuju kamar mandi di samping ranjang, Jung Eun menaiki sebuah kursi kecil dan membasuh wajahnya segera pada wastafel.

Membalik tubuhnya hanya untuk menghadap Jung Woon yang masih tertawa—Jaejoong meninggikan sebelah alisnya sebelum menyusul Jung Eun memasuki kamar mandi.

“Coba samchon lihat,”  Mendongakkan wajah Jung Eun, mata memerah anak itu dilihatnya beberapa kali.  “Sebentar juga tidak lagi, ingin samchon pakaikan obat mata?”

“Tidak perlu,”  Jung Eun mengambil handuk kecil di sisinya.  Dibantu Jaejoong, anak itu segera membersihkan wajahnya dari sisa air.  “Naa Ra imo, sedang bersama eomma?”

“Eo.”  Jaejoong mengangguk dan keluar mengikuti Jung Eun yang sudah lebih dulu melangkah.

Di atas ranjang Jung Eun, Jung Woon masih dengan senang dan bahagianya entah karena apa.. meloncat sesekali.  Membuat beberapa hal di ranjang Jung Eun menjadi berantakan, dan gadis itu sudah melempar pandangan tidak suka.

“Hei!”  Jung Eun menggertak.  “Turun.  Sekarang.”  Gadis kecil itu menghardik keras dengan sebelah tangannya yang menunjuk Jung Woon.  Sayangnya, Jung Woon bukan seorang penurut hingga ia tetap lakukan apa yang dia inginkan dan jika sudah begini—Jaejoong hanya bisa mengelus dada.

“STOP!”  Pria dewasa itu berteriak nyaring dengan kedua tangan menarik Jung Woon yang sudah hampir membalas pukulan bantal kakaknya.  “Beberapa menit lalu kalian berhasil bekerja sama dan sekarang sudah kembali bertengkar?  Demi Tuhan!”

“Dia yang lebih dulu nakal, samchon.  Coba lihat mainanku… berantakan.”  Mengomel, Jung Eun mengerutkan keningnya sembari merapikan kembali beberapa mainan yang di tatanya di atas ranjang seperti semula.

“Jung Woon hanya—,”

“Jung Woon-ah….”  Jaejoong melirik keponakan yang masih berada dalam pelukannya saat bibirnya terbuka dan tidak menunjukkan satupun tanda-tanda penyesalan.

“Baiklah.  Maaf,”  Jung Woon berucap malas dan melepas tangan Jaejoong pada tubuhnya kemudian duduk di lantai berkarpet samping ranjang noona-nya.  “Lalu setelah ini, apa aku harus menggigit wanita itu lagi?  Atau membakar rambutnya seperti yang kulakukan pada temanku kemarin?”

“Oh!”  Jaejoong menepuk keningnya keras sambil terduduk disamping bocah yang entah bagaimana kembali tertawa melihat ekspresi pria dewasa disisinya itu.  Jung Woon membakar rambut temannya saat anak-anak lain membakar sampah, siapa yang bisa lupakan kenakalan berlebih macam itu?

“Harusnya Jung Woon yang menjadi orang gila, bukan aku, samchon.”  Jung Eun sedikit terkikik ketika mengatakan itu.  Melirik adiknya yang juga menatapnya penuh tawa, Jung Eun turun dari ranjang dan ikut duduk di lantai bersama mereka.  “Tapi samchon tahu darimana appa datang bersama wanita itu?  Bertemu di jalan?”

“Sebenarnya Naa Ra yang pertama kali melihat dan ya, kami melihatnya ketika dalam perjalanan kemari.  Setelah itu, aku langsung menghubungimu untuk melakukan apa yang sudah kita rencanakan kemarin.”

“Kemarin aku membentak Paman Lee, bisakah samchon memberikan sesuatu, atau melakukan sesuatu hal baik padanya?  Aku bahkan melempar wajahnya dengan tas, itu sangat buruk.”

“Wah…. noona.”  Jung Woon memotong, “Kau sangat kejam ternyata.”

“Diam.”  Ketus Jung Eun berikut lirikan dinginnya.  “Tapi samchon,”  Anak itu melirik Jaejoong kembali.  “Tadi aku mendengar bahwa eomma akan menceraikan appa.”

“Tidak akan.”  Jaejoong menjawab sembari mengibaskan tangannya.  “Naa Ra tidak akan biarkan itu.”

“Tapi samchon,”  Kali ini Jung Woon yang berucap.  “Jika appa dan eomma benar-benar bercerai padahal kami sudah mengikuti ucapan samchon ini, aku akan menggigit tangan samchon sangat dalam, membakar rambut samchon, bahkan rumah samchon.”

“E—eh?”

“Dan aku akan menusukkan pulpenku pada tubuh samchon lebih dalam dari yang kulakukan pada appa tadi.”

“Oh astaga!  Kalian benar-benar gila.  Cho Kyuhyun Song Naa Mi anak kalian…….”  Pria itu berteriak penuh mimik drama lengkap dengan remasan kedua tangannya pada rambut, diikuti gelak tawa Jung Eun dan Jung Woon sebab terlalu berlebihannya ekspresi dibuat-buat Jaejoong.

 

 

 

***

“Kau harus memaafkan suamimu, Nyonya.  Benar-benar memaafkannya.”

“Kau gila?”  Naa Mi membulatkan matanya tidak percaya tentang bagaimana bisa dirinya memaafkan Kyuhyun secepat dan semudah itu, bagaimana bisa dirinya yang mengalah dan justru berjuang untuk menyelamatkan pernikahan ini padahal Kyuhyun yang lakukan salah, dan bagaimana bisa—adiknya, berkata begitu padanya?

“Kau sudah lakukan 3 kesalahan besar.  Pertama, tidak mengijinkan suamimu menyentuhmu.  Lihat dampaknya, dia mencari dan mendapatkan kebutuhannya dari orang lain padahal sebenarnya… kau bisa menarik dan mengikatnya kembali dari itu.  Bukankah itu adalah yang terpenting?  Kemudian yang kedua, kau melepas cincin pernikahanmu padahal hingga saat ini… meskipun Cho Kyuhyun, suamimu bersama wanita lain, dia tetap mengenakannya.  Ketiga, yang terakhir, kau membuat suasana rumah menjadi tidak nyaman dengan pertengkaran yang selalu terjadi.  Ya, baiklah kau merasa dipermainkan dan berhak untuk marah.  Tapi jika kau mempertahankan semua hal itu, tidak mengijinkannya menyentuhmu, melepas cincin pernikahan, dan tidak membuat suasana rumah menjadi nyaman…. bagaimana bisa suamimu bisa bertahan denganmu?  Bagaimana suamimu bisa kembali padamu?  Kau harus berubah, Nyonya.  Pertahankan suamimu, ambil kembali suamimu, dan jadilah wanita tangguh.  Wanita baik-baik akan membiarkan dan bersabar atas segala hal yang terjadi hingga tiba saatnya ia menemui hari dimana permintaan maaf sampai pada telinganya. Wanita pandai akan memutuskan dengan cepat apa yang harus dan tidak harus dilakukannya ketika memiliki masalah, yang jika dihadapkan pada hal seperti ini dia sudah pasti akan membuang pria itu.  Tapi wanita cemerlang, mempertahankan apa yang dia miliki dan sudah dia miliki.  Bukan karena egois, tapi karena miliknya, adalah miliknya.  Aku akan menunjukkan dan melakukan sesuatu yang memang harus kau lakukan, sesuatu yang membuatmu berbeda dengan wanita itu, sesuatu yang menunjukkan bahwa kedudukanmu dan wanita itu memang berbeda dalam setiap hal.”

 

 

 

 

Tolong sekali untuk tidak menyebarkan kisah dalam part ini atau menyebutkannya dalam part2 selanjutnya. Aku password karena menurutku part ini salah satu yang terpenting… dan aku bukannya pelit atau gimana… tapi aku gak bisa nyamain siders dengan yg sering komen sehingga semuanya dapet sesuatu hal yang sama

Advertisements

87 Comments Add yours

  1. Imama says:

    Ternyata jung eun dan jungwoon hanya ecting atas suruhan jaejoong.
    Benar benar hebat akting mereka, suka aku , suka aku ide jaejoong untuk menyatukan kyuhyun dan nami lewat anak anaknya.

    Like

  2. chojjang says:

    oh jd semua udh direncanain?
    gilak so jae, keponakannya diajarin yg antimaenstream wkwkwkwk

    anak anak kyu, nakutin juga ya ancamannya ajahahah

    Like

  3. aandreana says:

    Ternyata anak2nya cuma akting,yaampun. Wkwkwk. Bagus bangett ya aktingnya. Naami pasti bisa mempertahankan walau menyakitkan. Good job kak!

    Liked by 1 person

  4. diana says:

    woaaa ternyta anak” nya cuma pd acting hahaha, kyk bpknya ya evil semua, buat kyuhyun ngemis biar kembali sama naami

    Like

  5. rere says:

    Ternyta Jung Eun dan Jung Woon cma akting , dkra bnran jung eun btuh psikolog . Jung eun sma jung woon keren!!!

    Like

  6. nazaki says:

    Ternyata anak2 baik2 aja, mereka gak depresi / tertekan.cuma sandiwara,leganya….. jadi nara itu psikolog ??? Dia & suaminya punya andil yg besar banget, merncanakan semuanya buat nyatuin kyu & nami lagi.keren,rencananya mateng! Sampe nuker kepribadian juneun & jungwoon,yg bandel jadi kalem &sebaliknya. Daebak….

    Liked by 1 person

  7. whatt jdi itu hnya akting bnr2 deh klakuan anak si upil cerdass bgt..gomawo kak bwt pwnya

    Like

  8. CheesyByun says:

    dan aku ketipu… Ternyata..
    Hadeehhh… Jung eun jong won..
    Tpi mereka gak beneran maukan kalok ayah ibuk mereka pisah…
    Dan,, makasih bi buat Pwnya.. Hehehe

    Like

  9. novita99 says:

    Jung woon, aq padamu, 😍😍😍😍
    Gumawo buat jaeoppa, yg dah bantu anak2 untuk mempersatukan kyunna…

    Like

  10. Dersimalinda says:

    ternyata anak” kyu ma Naanmi pura* kyk gtu ibiar kyu sm naami nggak bercerai..
    moga aja gak cerai beneran kan syg klw cerai udah puyah anak 2 malah mau cerai

    Like

  11. three182 says:

    Ternyata Jung Eun cuma acting padahal aku udah nangis nangis baca part sebelumnya :’)
    Tapi tetep seruuuu. Lucu interaksi kakak beradik satu itu, gemes banget. Sepertinya Jung Eun gak mau orang tuanya cerai. Aku suka banget perkataan Naa Ra kalau wanita cemerlang mempertahankan miliknya bukan malah membuang. Karena aku merasa Naa Mi bakal sia-sia aja kali cerai sama Kyuhyun toh Mi Rae gak ada apa-apanya dibandingkan Naa Mi wkwk

    Like

  12. KRISMATIC08 says:

    haha,,, ternyata cuman pura2, kena tipu masal kita semua wkwk,,, sebenarnya ide buat bakar rambut nenek sihir itu bagus jung woon,, biar sekalian si nenek sihir jadi siburuk rupa,, jung woon saranghae,,,,,

    Liked by 1 person

  13. murnialbatul says:

    Wow bnget anaknya mereka…
    Tidak dsangka ternyata cm akting…
    Bener” super keren nie ff😀…
    Semangat n terima kasih telah berbagi pw nya ,Bi😘😘

    Like

  14. reinaakim says:

    Anak” kompak bgt berusaha bikin ayah sama Ibunya balikan lagi wkk
    Anak kyuhyun sama naa mi emg bandel

    Like

  15. Shimizu rei says:

    Buset, anak mereka lebih jahat kayaknya dari orang tua mereka wkwk biasanya di cerita yg aku baca anaknya suka ngedrama bgt bikin sebel. Tp aku suka karakter anak kyuhyun di cerita ini.

    Like

  16. arisa says:

    anak2 nya ngedrama.. bisa jd artis tuh..

    Like

  17. Qka says:

    Iyaa ini emang part pentiiing.. Aku yg baca nya loncat(karena td belum baca part ini), berasa diaduk aduk!! Hahaha..ternyata jung eun, jung woon, naa ra sama jaejong yg bikin skenarionya?? Berarti naa mi sm kyuhyun harus intropeksi diri ya..

    Liked by 1 person

  18. Devi-L A.R.M.Y. says:

    Lah, jdi sebenarnya jung eun nda gila 😂
    Daebbak paman sma bibi ampe ikut campur, good kids, lanjutkan ㅋㅋㅋ

    Like

  19. kimmie says:

    Jadi ini sudah di rencanakan. Keren nya dua anak kyu aktingnya

    Like

  20. alza668 says:

    Ternyata mereka cuma akting,aku kira beneran,,di part ini aku jadi mulai sedikit paham sama konfliknya knpa kyuhyun bisa selingkuh,,tpi bukan berarti na mi saja yg salah sih mungkin dari nami punya alasan knpa dia ga mau di sentuh sma kyuhyun,,jadi penasaran sma kelanjutannya,,di tunggu next chapternya kakak..fighting☺☺

    Like

  21. Richa says:

    Ternyata sudah terencana dengan rapi .. akting mereka bener2 meyakinkan.. lanjutkan terus rencana kalian kakak beradik jung eun dan jung woon hahaha
    Semangat terus dlm berkarya

    Like

  22. Trnyt scenario… sangkain beneran….

    Like

  23. mychococinno says:

    Ternyata anak” nya acting..
    mereka berusaha untuk mempertahankan keutuhan keluarganya..
    menjauhkan Kyu dari Mi Rae dan mengembalikan Kyu ke Naa Mi..
    good job kids,,
    Acting mereka keren iy,, aku kira Jung Eun bener” ada gangguan pisikologis ehhh ternyataaa.. cuman acting
    Good job juga bwt Jaejoong dan Naa Ra yg udh ngerencanain strateginya #bahasanya #lupakan

    Baru sekarang aku ngerti..
    Dan baru sekarang aku setuju klo Kyuhyun sama Naa Mi gk boleh pisah,, mereka harus tetep jadi suami istri seperti keinginan anak” nya..

    Good Job juga bwt eonni yg udh bwt cerita sampe aku gk bisa nebak alurnya..
    klo gk dijelasin semua itu acting,, aku pasti bener” ngira klo Jung Eun ada gangguan mental..

    keep writing and fighting eonni

    Like

  24. minemo says:

    Ternyata jung eun sama jung woon cum sandiwara wow hebat aktingnya mereka nglkuin itu biar kyuhyun sm nami bisa bersatu lagi

    Like

  25. Maurizka11 says:

    Bacanya lompat2.. Baru ngeh kalo ternyata anak2nya pada akting, tapi jung eun parah banget kamu nak nusuk appa pake bolpen ._. Semoga dengan ini hubungan kyuhyun naami jadi membaik, bener kan mereka itu sama2 egois dan gak bisa memahami oerasaan pasangannya, untung naami cepat disadarkan naara 🙂

    Like

  26. leti says:

    wkwkwkwk… anak kyuhyun keren abis…..

    Like

  27. Nongnong says:

    Wah aku baru baca part ini. Kaka penipu ulung yg hebat. Haha di part2 yg ga di pw seakan2 jung eun emang keguncang jiwanya

    Liked by 1 person

  28. nay's says:

    Syukurlah ternyata anak2nya cuma akting…aku kira beneran…heemmm tp salut banget ama part ini…kayak ngasih benang merah di konflik awal..ini ff sedikit banyak ngasih kita yg masih labil pelajaran besar buat yg udah berkeluarga..sekali lg makasih buat karya nya yg bener2 bagus 🙂

    Like

  29. wulandari200 says:

    lah ternyata cuma setting ya…aku udah ketar-ketir sama kondisi jung eun..aku pikir mentalnya benar2 keganggu eehhh ini ternyata udah sekongkol..agak santai baca di part ini nggak setegang part sebelum2nya karena yg ada kan isinya cuma ngomongin masalah kyu-nami..ya moga cara mereka berhasil buat bikin ortunya balikan lagi walaupun aku ya gimana ngomongnya ya kurang setuju ya gara2 ulah kyu yg main selingkuh aja mentang nggak nyaman lagi sama si nami

    Like

  30. dndaiii says:

    ealah anaknya cuma acting ehh ngakak ini ngebaca partnya mereka astaga bagus banget actingnya jung eun, gara gara dia di part sebelumnya sukses bikin tambah kesel sama kyuhyun wkwkwk

    Like

  31. rusnimialatief says:

    mksh banget mba…aku bisa baca part ini, ternyata anak2 pd akting ya? tp apa emang engga diceritain pas kejadiannya?

    Like

  32. Andi rosmada says:

    Kak aku nggak bisa baca full part ini?

    Like

  33. nadira says:

    lah acting?? 😀 tapi lucu bgt ulah si jung woon 😀
    baca next nyaa duluu mkin penasaran

    Like

  34. celara says:

    Anak anaknya dahsyat bgt pake acara pura2 gila ampe ke2 ortunya stresss

    Like

  35. gasukosuji99 says:

    Jadi ini toh kenapa nara nggak mau nami cerai sama kyuhyun
    Dan anak2 mereka cuman akting doang huh Daebak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s