Word of The Heart

Hye Jung menjatuhkan dirinya tanpa peduli pada tanah kotor yang melekat di lutut pucatnya.  Gadis berambut panjang yang selalu diikat ekor kuda itu merunduk didepan rumah bergaya minimalis dengan keseluruhan warna putih yang hampir memenuhi tiap sisi.  Disisi lain rumah, bunga lily dengan aneka warna dan jenis tampak mendominasi seolah rumah ini adalah taman lily dan bukan sebuah rumah tengah kota.

Kening Hye Jung merengut, kedua alisnya bahkan hampir menyatu dan pandangannya lurus kebawah.  Tidak ada satupun hal menarik dari tanah coklat tempat Hye Jung bersimpuh jika itu yang ditanyakan kenapa gadis tersebut merunduk.  Rumput hijau, bunga krisan, mawar, bahkan lily yang mendominasi, cacing sekalipun…. sama sekali tidak ada di tanah tempah Hye Jung menjatuhkan dirinya hingga bisa dipastikan bahwa gadis itu hanya menatap tanah kosong.

 

 

Jauh di dalam rumah, tampak Kyuhyun dengan kaus longgar berwarna putihnya dan bawahan berupa training berdiri dipinggiran kaca, melihat jelas gadis yang baru saja datang dan langsung duduk bagai bersimpuh di halaman rumahnya tanpa permisi, mengetuk pintu, masuk seperti biasa, atau bahkan menyapanya.

Kyuhyun tidak tahu kenapa gadis yang hampir 2 tahun ini tidak berbicara dengannya tiba-tiba muncul dihalaman rumah dan langsung bersikap macam itu.  Tapi, untuk sekedar keluar dan mendekatinya, bertanya kenapa bersikap macam itu…. sama sekali tidak ada dalam pikiran Kyuhyun.

Pria yang kini tengah menyesap secangkir kopi hitam ditangannya itu mengalihkan pandangannya, tidak melihat lagi keadaan diluar rumahnya dan biarlah… apapun yang terjadi dirinya akan lebih baik tetap di dalam tumah toh… pekerjaannya terlalu banyak.

Masuk dalam studio rekaman pribadinya, Kyuhyun mengecek beberapa lirik dari lagu baru ciptaannya. Headphone berwarna merah dengan ujung keemasan yang baru didapatnya tadi pagi segera pria itu kenakan dan mencoba mendengarkan nada, beberapa yang akan cocok dengan lirik lagu buatannya.

Terdengar menganggu, suara ketukan pintu lumayan keras yang mengganggu konsentrasinya menolehkan kepala Kyuhyun.  Pria itu melirik tajam salah satu pekerja rumahnya yang sudah berdiri dibalik pintu kacanya dengan raut khawatir yang terlihat jelas.

Dengan langkah malas, Kyuhyun lepaskan kertas nada ditangannya dan masih dengan headphone melekat… berjalan ia menuju pintu ruang rekamannya yang segera dibuka.  “Ada apa?”

Pria itu bertanya sinis, sangat tidak suka ada yang mengganggunya disaat bekerja dan fokus macam ini.  Sambil menelan ludah dan menatap Kyuhyun was-was, pekerja rumah dengan perawakan kurus itu menatap Kyuhyun.

“Ada Hye Jung agassi di luar.”

“Aku tahu. Lalu?”

“Hari akan hujan.”

Kyuhyun melirik jendela di sisi ruang rekamannya, dilihatnya langit yang memang menggelap dan hanya butuh hitungan menit untuk menumpahkan airnya.  “Aku bukan pawang hujan”  Tutur Kyuhyun bagai orang tolol dan pekerja rumah dihadapannya itu merengut.  “Kalau jemuran belum ada yang kering, jemur lagi nanti saat hujannya reda.”  Lanjut Kyuhyun lagi dan menutup pintu kacanya kembali hingga hening yang lumayan membuatnya tenang kembali muncul.  Berjalan menuju kursi empuknya dengan alat musik dan mesin rekaman yang seolah menggantikan meja, Kyuhyun melanjutkan apa yang tadi dikerjakannya.

 

 

Pekerja rumah Kyuhyun tadi bernama Donghae.  Usianya berada di atas Kyuhyun, namun bagaimanapun Kyuhyun adalah Tuan-nya dan ia harus sopan.  Gadis berpenampilan kuyu didepan pintu masuk utama rumah Kyuhyun masih belum merubah posisinya dan Donghae tahu bahwa gadis itu lebih keras kepala dibanding Kyuhyun.

Donghae tahu bagaimana hubungan Kyuhyun dan Hye Jung, mereka tidak banyak bicara seperti orang lain dan bahkan saat bertengkarpun mereka tidak saling memaki, berteriak, ataupun membentak.  Mereka hanya saling menjauh hingga akhirnya Hye Jung tidak pernah muncul lagi, dan begitupun Kyuhyun yang tidak pernah menemuinya.

Donghae tidak tahu bagaimana awal mulanya, Donghae bahkan tidak tahu pasti sejak kapan mereka tidak saling berbicara meski dirinya selalu tinggal di rumah dan begitupun mereka berdua sebelum akhirnya tidak pernah saling bersama.

Kini, Hye Jung tiba-tiba datang dan tanpa mengatakan apapun seperti biasa…. gadis itu sudah mendudukkan dirinya begitu saja seolah berlutut meminta maaf.  Langit makin gelap, angin kencang datang dan menggoyangkan tangkai lily yang Hye Jung tanam.  Sedikit bergetar, Hye Jung mengeratkan kedua tangannya di atas paha.  Gadis itu tidak akan beranjak, begitu pikir Donghae.  Mengambil salah satu payung rumah Kyuhyun, barulah Donghae kembali menemui Hye Jung yang tadi diajaknya bicara namun diam saja.

“Agassi aku bawakan payung.  Dipakai, ya.”  Bujuk Donghae seolah Hye Jung akan mendengarkannya.  Namun sebagaimana tadi ketika ia mengajak Hye Jung untuk masuk sebab akan hujan, wanita itu diam dan hanya menggerakkan kelopak matanya untuk membahasahi mata agar tidak kering.  “Kyuhyun-nim ada di dalam, beliau sedang merekam lagu barunya.  Hari akan hujan, sebaiknya agassi masuk.”

Tidak ada tanggapan.  Donghae bagai berbicara dengan patung cantik yang hanya bisa mengedipkan kelopak matanya.  Tidak lama setelah itu, hujan benar-benar turun bersama angin ribut yang membuat dedaunan kering terbang namun tidak lama sebab mulai basah oleh hujan.

Hye Jung memejamkan matanya, tetes demi tetes air langit terasa menusuk dikulitnya namun bagaimanapun ia bahkan tidak bergerak satu incipun dan satu-satunya pergerakan dari kelopaknya, kini bahkan tidak tampak.  Gadis itu memejamkan matanya, tanpa melakukan satu pergerakan lain dan mengabaikan Donghae yang repot memayunginya.

 

 

 

Kyuhyun menghela nafas panjang.  Tubuhnya terasa letih setelah duduk berjam-jam di kursi empuknya dan headphone berisik yang sejak tadi dikenakannya mulai ia lepas, membuat telinganya sedikit merasa lega.  Jendela luas yang sejak tadi tampak bercahaya sebab guntur dan petir, Kyuhyun pandang.  Hujan deras tampak baru saja reda, pucuk-pucuk daun yang basah terkena hujan masih tampak meneteskan sisa air dan langit yang tadi sangat gelap mulai kembali bercahaya.  Bagai merileks-kan dirinya, Kyuhyun menggerakkan tubuhnya seolah olahraga untuk meregangkan otot yang sempat menegang.  Kembali berjalan menuju jendela besarnya, secangkir kopi yang telah dingin kembali Kyuhyun minum sedikit demi sedikit.

Tampak segar, Kyuhyun buka tanpa pikir panjang jendelanya hingga udara segar dan bau tanah khas saat hujan langsung masuk dalam indra penciumannya, membuatnya lebih tenang dan melegakan hatinya.  Pepohonan rindang juga bunga beraneka jenis dan warna yang memenuhi taman belakangnya, menarik senyum Kyuhyun makin lebar dan pria itu tampak lebih penuh.

Selesai dengan pemandangan di taman belakang rumah yang membuatnya bagai terisi kembali, berbalik Kyuhyun menuju lantai bawah dimana dapurnya berada untuk meletakkan gelas kotor sisa kopi ditangannya.

Satu pemandangan aneh menarik perhatian Kyuhyun.  Apakah rumahnya bocor hingga lantai bawah rumahnya basah?  Tapi rasanya tidak mungkin jika bocor, karena jika bocor memang terjadi maka harusnya lantai paling ataslah yang basah.  Lalu?  Mungkinkah terjadi banjir hingga air hujan masuk ke dalam rumahnya? Rasanya tidak mungkin juga.  Saat membuka jendela dan menikmati pemandangan belakang rumah tadi, sama sekali tidak ada air menggenang.  Lalu kenapa dan bagaimana bisa beberapa lantai rumahnya basah?

“Donghae-ssi……..”  Begitu Kyuhyun memanggil Donghae sebab menghargainya sebagai yang lebih tua.  Pria berwajah tampan yang sama sekali tidak cocok menjadi pekerja rumah Kyuhyun hingga sering diganggu oleh wanita pekerja rumah lainnya bahkan teman Kyuhyun itu, mendekat dengan langkah terburu dan baju basah.

“Ya?”

“Ada apa denganmu?  Ada apa pula dengan rumahku?  Apakah tadi banjir?  Atau ada badai?”

“Bukan.”  Donghae menggeleng dengan kedua tangan bergerak ke kanan dan ke kiri.

“Lalu?”

“Itu…”  Sebut Donghae meminggirkan badannya hingga tampak Hye Jung yang masih tampak sebagaimana tadi dengan keadaan basah kuyup sebagaimana Donghae saat ini.

Kyuhyun mengeraskan rahangnya, pria itu bahkan meremas cangkir kosong ditangannya dan beruntungnya cangkir itu berbahan kaca hingga tidak mungkin bengkok saat Kyuhyun meremasnya geram.

“Sebaiknya anda keluar.  Kasihan Hye Jung agassi, dia tidak berbicara sepatah katapun, juga tidak bergerak seinci-pun.”

Kyuhyun mendengus.  Pria itu bahkan membuang muka dan melewati Donghae begitu saja tanpa sepatah katapun layaknya Hye Jung untuk melanjutkan langkah tertundanya menuju dapur.

Donghae mendesah pelan, pundak tegap pria itu turun dan pandangannya menoleh bergantian pada Hye Jung di luar yang kebasahan, juga Kyuhyun di dalam rumah yang kering dan hangat.

Donghae tidak tahu apa yang terjadi pada mereka hingga sejauh ini, tapi dirinya tahu bahwa baik Kyuhyun maupun Hye Jung, tidak pernah ada yang berubah di hati mereka masing-masing.  Untuk itu, saat tiba-tiba Kyuhyun kembali muncul dengan handuk kering ditangannya dan berjalan tanpa kata menuju arah luar, kemudian melemparkan begitu saja handuk tersebut pada Hye Jung tanpa satupun kata dan bahkan langsung masuk kembali ke dalam rumah, senyum di bibir Donghae bagai lega tampak.

Kyuhyun tidak pernah peduli pada orang lain kecuali Hye Jung.

 

 

 

Kadang, meski diam adalah emas… penting untuk bicara sesekali.  Tapi meskipun begitu, diam tetaplah emas

Advertisements

29 Comments Add yours

  1. uni says:

    Annyeong aku gk tau kalau ff ini aku bisa baca haha
    Awalnya kasian pas baca di part ada pekerja rumah yg ganggu kerja kyuhyun dan disaat tau pekerja itu donghae aku ngakak keras banget sampe mama aku tegur..
    Ya ampun ini pertama kalinya aku baca ff donghae jadi pembantu haha sumpah lucu banget haha 😀
    Kk ff ini series ?? Bagaimana kejadian hyejung dan kyuhyun sebelumnya ?? Apa mereka bertengkar hebat ?? Atau bagaimana ??

    Liked by 1 person

    1. Mrs. Bi_bi says:

      😂😂😂 tadi nth knapa lngsung tulis donghae aja lol
      Rada aneh gimnaaaa gitukan..males mikir sih
      Gatau mau jadi series atau bgini aja soalnya ini aja bru kpikiran tadi lngsung nulis di wp dan lngsung di pos

      Like

      1. uni says:

        Lanjutlah kak.. lanjut.. ceritanya bagus diawal udah penasaran !!

        Liked by 1 person

  2. lyla cho says:

    Bikin penasaran ada apa antara kyu dan hyejung?
    Lanjut pleasseeee

    Liked by 1 person

  3. Widiaul says:

    Kalo pekerja rumahnya macam donghae, ku rela jadi PRT /nda 😂
    Ffnya keren XD ini ada lanjutannya ga ka?

    Liked by 1 person

    1. Mrs. Bi_bi says:

      Masih gatau dilanjut atau nggak ^^

      Like

  4. kyuwonhae's wife says:

    Ommmooo… mrka knpa? Kok sling diam? Mrka sling mencinta??? Duh pnsran bgt nih , lanjut thorr.mm hehehe

    Liked by 1 person

  5. esakodok says:

    q.kira hae temen kyuhgun..eh malah jd asisten rumah tangga..hahaha..malah bayangin buttler seganteng hae oppa

    Liked by 1 person

  6. esakodok says:

    hahaha..buttler seganteng hae oppa
    kyuhyun tega banget…keras hati banget disinj

    Liked by 1 person

  7. mala says:

    Emang Hye Jung MA Kyuhyun ada apa sihh tor ?

    Like

  8. primdn says:

    Mrk pst saling cinta.. Tp knp pda diem”an..
    Aduh dua”a pda keras kepala ^^ lanjut

    Liked by 1 person

  9. anini cz says:

    ni ada maslah apa kyu ama hyejung ya??????

    Liked by 1 person

  10. hae ngk pantes banget jadi assit rumah tangga wkwkw kak vid tunggu ff yang lain lagi yah kak vid 🙂

    Liked by 1 person

  11. chorizhou says:

    Penasaran banget…
    Masalah nya meraka itu apa awal mulau nya sampai kayak gitu?

    Liked by 1 person

  12. Noona94 says:

    Ini mereka kenapa ya??? Kok bisa kyuhyun marah bgt,,
    Ngakak pertama kali liat donghe jd PRT hahahahaha

    Liked by 1 person

  13. Noona94 says:

    Itu kenapa ya mereka?? Kok kyuhyun keliatan marah.bgt
    Ngakak liat donghae jd PRT hahahaha

    Liked by 1 person

    1. Mrs. Bi_bi says:

      Jangankan kamu. Aku aja yg nulis ngakak pas bagian donghae yg tiba2 muncul bgitu aja 😂😂

      Like

  14. arichan says:

    Astagaaa thoor teganya bikin uri donghae jadi asisten rumah tangga haha
    Itu kira2 masalah kyuhyun sama hyejung kenapa yaaa?? Penasaraaann..

    Liked by 1 person

  15. syalala says:

    tuh kan ternyata ini awal ceritanya!! hahahahaha oh ini dari pov kyuhyun yah, trs yg selanjutnya dari pov hyejung, yg terakhir pov author ahaha gatau kenapa dah gemes bacanyaaaaa hahah

    Liked by 1 person

  16. kyuyang says:

    Gara gara aku taunya dri part squel yg pertama jadi aku bru baca yg ini hehehehe
    Hmmm kyuhyun msh peduli toh setelah di tinggalin 2 thn sma hyejung
    Tpi kasian hye jung spe nunggu dri mendung ujan dan smpe ujan berenti hmmm

    Liked by 1 person

  17. hyokwang says:

    wah kirain mereka bakal baikan ternyata cuma berhenti di kyuhyun ngasih handuk….
    jadi bayangin donghae ngangkatin jemuran..

    Liked by 1 person

  18. lilly says:

    tp terkadang orang tidak bisa memahami maksud org yg hanya diam,bingung maksud mereka apa ngelakuin hal kayak gitu dan apa masalah mereka?????????
    maaf otakq rada lemot,

    Liked by 1 person

  19. No Name says:

    aaaa ini Kyuhyun sama Hyejung ada masalah kah? apa mereka itu sebenernya suami istri? and lol @ donghae

    Liked by 1 person

  20. Leah says:

    Hi, kak. Aku new reader ijin baca ya..^^

    Like

  21. Leah says:

    Masih rada bingung sama konflik awalnya, sebenernya ada masalah apa sama Kyuhyun dan hyejung?
    Apa hyejung ngelakuin kesalahan yg fatal sampe Kyuhyun sebegitu marahnya? Eh, tunggu.. mereka itu, —Kyuhyun dan hyejung, itu, mereka sahabatan atau pasangan kekasih ya?
    Btw, kalau pembantunya macam donghae kayanya sayang banget gitu, muka kece, badan oke, malah jadi pembantu, aigoo. Tapi yg pengen getok pala Kyuhyun adalah, saat dia bilang,
    “Aku bukan pawang hujan” Tutur Kyuhyun bagai orang tolol dan pekerja rumah dihadapannya itu merengut. “Kalau jemuran belum ada yang kering, jemur lagi nanti saat hujannya reda.”

    Like

  22. putry lee says:

    Wah cerita yng menarik ..
    Sbnr nya ada hubungan apa kyuhyun&hyejung ..
    Knp saling mendiami ..

    Like

  23. Agnes Cho says:

    Masih bingung…
    Sebenernya mreka itu ada hubungan apa?
    Mreka itu knpa??
    Kok diem2an?
    Ditambah lagi sma2 keras kepala..
    Kant bingung saya..😕😕😕??

    Like

  24. Amoy says:

    Ngebayangin doghae jadi asisten rumah tangga..Hehehe….Gw ngak bs ngebayanginnya.

    Like

  25. celara says:

    OMG ini toh mulanya haha baru tahu saya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s