81f156c9322a2fa43097d15543b23c3d

Dan dirinya pergi seorang diri, kesepian, dan sunyi.  Dalam dinginnya air gunung yang membasahi tubuh hingga mengaburkan darah bercecer, ia… terpejam dala kesakitannya sendiri.

Tidak terdengar namanya yang di elu-elukan saat bernafas dulu.  Tidak ada panggilan cantik seperti yang selalu di dengarnya dulu.  Bahkan tidak ada pula pertolongan yang biasanya didapat begitu mudah.  Darah berwarna merah gelap itu masih tidak ingin hilang dari baju putihnya, menjadikan itu sebagai noda hingga, entah bagaimana membersihkannya.

Tubuh dingin itu bergerak saat aliran air yang cukup deras menerjangnya, dan mampu lakukan itu.  Kisahnya tertutup, bersama kebisuan air sungai yang membawa tubuhnya menuju lautan hingga tidak seorangpun yang akan menemukannya sebab ikan-ikan memakan lahap tubuh yang selalu dirawatnya hingga menggelontorkan uang yang jumlahnya tidak sedikit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s